Headline

Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun, Kawasan Rentan Karhutla yang Disulap Menjadi Kampung Wisata

Di artikel kali ini masih membahas tentang salah satu tempat wisata yang berada di Kabupaten Siak, yang merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Riau dengan luas mencapai 8.275 Km². Kabupaten ini menyimpan potensi pariwisata yang tidak kalah menarik dibandingkan dengan tempat² wisata lain yg ada di Indonesia. Tidak hanya destinasinya yang bernuansa religi, sejarah atau pun kuliner, Kabupaten Siak juga mempunyai berbagai tempat wisata alam dan tentunya dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang kian optimal, Kabupaten Siak dapat menjadi destinasi wisata yang cocok untuk dikunjungi.

Mari kita simak ulasan lokasi wisata di Kabupaten Siak yang telah dirangkum oleh Kontributor Wagon R Indonesia Om Dedi yang bernomor anggota 2505 yang berasal dari Chapter Riau asal Siak Indrapura yang kali ini akan mengulas Lokasi Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun.

Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun merupakan tempat wisata alam yang terletak di salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Siak yaitu tepatnya di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, Indonesia. Kampung Dayun merupakan kawasan yang rentan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tetapi itu dulu, kini kawasan tersebut disulap menjadi kampung wisata.

Terdengar mengagetkan, kampung itu masuk dalam 300 besar desa wisata pada ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang diumumkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (MENPAREKRAF) Sandiaga Salahuddin Uno.

Seperti apa perubahan Kampung Dayun ? Ceritanya cukup unik, sebab masyarakat setempat mengolah embung pencegah karhutla menjadi sebuah destinasi yang kini cukup digandrungi. Bahkan saat ini sudah dibangun fasilitas lengkap untuk outbond, seperti flying fox, shaking bridge, monkey bridge, wahana permainan anak, sepeda air hingga fasilitas olahraga, fitness outdoor dan jogging track. Lokasi juga dilengkapi dengan fasilitas homestay, kantin, toilet umum serta tempat duduk dan fotozone.

Rute Menuju Lokasi

Untuk dapat mencapai objek wisata yang lagi hits di Siak ini sangat gampang. Dari kawasan Istana Siak bisa berkendara menuju Bundaran Kampung Dayun, sejauh 25 Km.

Setelah itu belok kiri mengikuti jalan pipa Caltex dan melewati kantor Polres Siak. Hanya beberapa ratus meter dari kantor Polres Siak belok ke arah kanan (ikuti rambu & petunjuk jalan) dan disana sudah ada rambu dan petunjuk jalan bahwa perjalanan ke lokasi hanya memakan waktu 2 menit saja.

Lokasi objek wisata ini berada di pinggir jalan raya Kampung Dayun. Di pinggir jalan tersebut terlihat kawasan hijau yang dilengkapi fasilitas olahraga seperti volleyball, fitnes outdoor, futsal, bulutangkis, permainan anak², dll.

Di pinggir lokasi ini ada jalan lurus menuju arah bawah. Nah, ini merupakan lokasi objek Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun, tepatnya di Dusun Cengal, RT 9 RK 4.

Fasilitas Lokasi

Di lokasi ini terdapat hamparan air tenang sekitar 6.000 meter persegi dan mempunyai kanal berbentuk huruf “e” kecil. Embung inilah yang awalnya sebagai embung untuk pencegahan Karhutla. Karena kawasan ini cukup luas, pemerintah desa setempat melengkapi fasilitas kawasan tersebut sehingga menjadi tujuan wisata baru di Siak.

Selain embung dengan kecipak² air yang dimainkan ikan rawa gambut yang dilepas di dalamnya, wisatawan bisa menggunakan fasilitas sepeda air untuk mengitari kanal berbentuk huruf “e” tersebut. Rasakan sensasinya saat mengayuh sepeda di bawah pohon-pohon rindang dan suara burung yang berdendang. Pada sudut kawasan teduh ini terdapat jembatan goyang yang digantung dari pohon ke pohon. Wisatawan ditantang menyebrangi anak sungai di ketinggian 5 meter menggunakan titian jembatan bergoyang. Tidak perlu ragu, pengelola menyediakan safety belt dan di bawah petunjuk instruktur outbound yang berlisensi. Di sepanjang kawasan juga dibangun jogging track, yang dihiasi lukisan 3D yang memukau. Saat ini, lokasi wisata ini dikelola oleh Pokdarwis yang bertanggung jawab kepada pemerintah kampung setempat. Untuk biaya masuk ke tempat Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun tidak dikenakan biaya alias gratis, tetapi wisatawan bisa menikmati paket permainan yang tersedia cukup dengan merogoh kocek Rp55 ribu saja.

Paket ini menawarkan flying fox, shaking bridge, monkey bridge, permainan anak, dan sepeda air. Pengelola juga menyediakan tawaran untuk harga satuan yakni, flying fox Rp20 ribu, shaking bridge Rp15 ribu, monkey Bridge Rp10 ribu, sepeda air Rp10 ribu dan wahana anak -anak Rp5 ribu dan banyak lagi yang lainnya yang akan diulas pada artikel berikutnya. – (Dedi)

Komunitas bernama Wagon R Indonesia, Membernya ramai banyak peminatnya, Daripada om & ante bingung mau kemana, Mari berwisata ke Wisata Embung Terpadu Kampung Dayun aja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.