Headline

Tangsi Belanda, Saksi Bisu Masa Kolonial di Tanah Kesultanan Siak

Siak merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Riau dengan luas mencapai 8.275 km2. Kabupaten satu ini menyimpan potensi pariwisata yang tidak kalah menarik dibandingkan tempat-tempat lain di Indonesia. Tidak hanya destinasi bernuansa alam, religi, atau pun kuliner, Kabupaten Siak juga mempunyai berbagai tempat wisata bersejarah. Tentunya, dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang kian optimal, Kabupaten Siak dapat menjadi destinasi pariwisata yang cocok untuk dikunjungi.

Yuk, simak ulasan lokasi wisata di Kabupaten Siak yang telah dirangkum oleh Kontributor Wagon R Indonesia Om Dedi yang benomor anggota 2505 yang berasal dari Chapter Riau asal Siak Indrapura yang kali ini akan mengulas Lokasi Wisata Tangsi Belanda

Tangsi Belanda

Bangunan Tangsi Belanda Tampak Malam Hari

Tangsi Belanda merupakan sebuah bangunan situs cagar wisata sejarah yang terletak di Kota Siak Sri Indrapura yaitu tepatnya di Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, Provinsi Riau, Indonesia. Bangunan yg berdiri kokoh dan megah di pesisir Sungai Jantan (Sungai Siak) ini merupakan bangunan peninggalan Kolonial Belanda yg di dirikan pada Abad Ke-18 atau pada masa Sultan Siak IX Sultan Asy-Syaidis Syarif Ismail Abdul Jalil Jalaluddin yg memerintah pada tahun 1827-1864.

Dalam tangsi terdapat berbagai macam bangunan yang antara lain berfungsi sebagai penjara, asrama, kantor, gudang senjata, dan lainnya. Tangsi ini dilengkapi dengan meriam. Meriam Siak terletak di Benteng Istana lama yang dikendalikan oleh suku Bintan. Setiap hari sedadu Belanda mengadakan patroli kekampung-kampun guna menakut-nakuti rakyat. Dahulu fungsi dari Benteng Belanda ini untuk memata-matai pergerakan Sultan Siak yang ada di seberang. Mereka takut kalau sewaktu-waktu sultan melakukan penyerangan mendadak, maka mereka membuat benteng ini sebagai tempat berlindung dan pertahanan mereka

Setiap ruangan yang ada pada benteng ini juga memiliki fungsi tersendiri. Pada lantai atas biasanya Belanda menggunakan sebagai asrama atau tempat peristirahatan atau kamar tidur. Sedangkan fungsi setiap ruangan bawah pada bangunan Benteng Belanda ini bermacam-macam antara lain sebagai berikut.

1. Sebagai kantor pusat pemerintahan Belanda di Siak – Kantor pusat ini adalah ruang utama pada benteng Belanda yang berfungsi untuk menerima maupun memberi informasi serta sebagai tempat atau pun wadah yang digunakan untuk mengumpulkan, menyimpan, dan melindungi aset berupa dokumen-dokumen Belanda.

2. Sebagai ruang pertemuan atau musyawarah Belanda dalam mencapai kesepakatan – Ada 2 ruang pertemuan pada benteng Belanda ini yang letaknya bersebelahan. Ruang pertemuan atau ruangan untuk musyawarah ini bisa juga dibilang sebagai ruang rapat.

3. Sebagai ruang penjara – Ruang penjara berfungsi untuk memenjarakan masyarakat yang memberontak pada Belanda sehingga ditangkap dan diringkus didalam tahanan ini.

4. Sebagai tempat untuk penyimpanan senjata – Ruang senjata ini berfungsi untuk menyimpan senjata kolonial Belanda. Senjatanya meliputi senapan, pistol, meriam dan lainnya.

Rute Menuju Lokasi

Jika dr kota Pekanbaru, jarak yg harus di tempuh untuk sampai ke lokasi wisata sejarah Tangsi Belanda ini yaitu sekitar 2-3 jam perjalanan, Dan moda transportasi yg bisa digunakan utk sampai ke tempat ini juga ada 2 pilihan, yang pertama melalui jalur darat dan yg kedua bisa menggunakan jalur laut (speed boat). Selama perjalanan dari kota Pekanbaru menuju ke Kecamatan Mempura tepatnya di lokasi wisata Tangsi Belanda, para wisatawan akan melewati beberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Siak, seperti Kecamatan Tualang, Kecamatan Koto Gasib dan Kecamatan Dayun.

Fasilitas Lokasi

Untuk biaya masuk ke objek wisata sejarah Tangsi Belanda ini tidak di pungut biaya. Di tempat objek wisata sejarah ini juga menyediakan sewa properti utk berfoto seperti sepeda ontel, baju noni belanda, senjata api replika zaman belanda dan lain².

Selain Tangsi Belanda, masih banyak objek wisata sejarah lainnya yang bisa di kunjungi di Kota Siak Sri Indrapura seperti, ikon andalan kota Siak yaitu Istana Asserayah Al Hasyimiah atau lebih di kenal dengan sebutan Istana Siak, Balai Kerapatan, Gudang Mesiu, Kapal Kato, Masjid Syahbuddin (Masjid Sultan Siak), Makam Sultan Syarif Kasim II dan banyak lagi yang lainnya yang akan diulas pada artikel berikutnya. – (Dedi)

Siak bergelar kota istana, Kotanya indah sungguh ternama, Daripada bingung mau kemana, Mari berwisata ke Siak aja.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.