Headline Tips & Trik

Jangan Lama Tinggalkan Wagon R Sebelum Baca Ini

WRI – Libur panjang dalam rangka Idul Fitri 1439 H dimanfaatkan jutaan orang Indonesia untuk pulang ke kampung halamannya. Banyak yang membawa kendaraan sendiri, tapi tidak sedikit juga yang memilih naik kendaraan umum dengan berbagai alasan.

Ada yang daerah tujuan mudiknya jauh sehingga harus naik pesawat terbang, kapal laut, atau kereta api. Ada juga yang ingin menikmati perjalanan sebagai penumpang setelah setiap hari duduk di kursi pengemudi.

Untuk pengguna Suzuki Karimun Wagon R yang mudik tanpa membawa mobil kesayangannya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Tips disampaikan oleh Service Manager Suzuki Pusaka Motor Utama, Sutisna, yang juga anggota komunitas Wagon R Indonesia Chapter Sukabumi Raya (CSR) dengan nopung 1310.

 

Apa saja yang harus dilakukan sebelum meninggalkan Wagon R selama berhari-hari?

Wagon R sudah dilengkapi dengan immobilizer sehingga kendaraan tidak dapat dihidupkan selain dengan kunci bawaan. Tapi agar lebih aman lagi, Anda bisa mencabut fuse FI untuk fuel injection (lihat foto di bawah).

Untuk Wagon R yang sudah menggunakan alarm, disarankan agar tidak mencabut kabel accu. Untuk Wagon R yang tidak dilengkapi alarm, disarankan mencabut kabel accu untuk mencegah kebocoran listrik.

 

Seperti apa posisi parkir ideal untuk Wagon R yang ditinggal lama?

Hal yang sering terjadi jika kendaraan diparkir dalam waktu lama adalah rem belakang lengket. Cara yang paling baik untuk mencegahnya adalah tidak menarik rem tangan. Agar kendaraan tidak bergeser, atur tuas transmisi di gigi 1 dan posisi kemudi miring ke kiri. Tujuannya agar saat kunci kontak dicabut, kemudi langsung mengunci.

Sebisa mungkin, parkir kendaraan di lahan yang datar. Jika terpaksa memarkir di lahan miring, letakkan pengganjal di ban.

 

Apa yang harus dilakukan atau diperiksa sebelum menghidupkan mesin lagi setelah Wagon R lama tidak digunakan?

Periksa level oli di oil gauge level. Posisinya minimal ada di atas titik garis low atau bawah.

Periksa kondisi air radiator di tangki reservoir dan di radiator dengan menekan tutup radiator lalu gerakkan ke arah kiri dua kali.

Periksa level air accu dengan menggoyangkan accu lalu lihat batasan low atau full.

Periksa instrumen panel. Pastikan angkat rem tangan dan tuas transmisi di posisi netral.

Nyala dan matikan kunci kontak sebanyak tiga kali dengan jeda sekitar tiga detik untuk memastikan aliran bahan bakar normal. Jangan lupa untuk memasang kembali fuse FI jika Anda mencabutnya sebelum mobil ditinggal.

Tekan pedal kopling dan start engine. Pastikan tidak menginjak pedal gas karena sudah automatic choke. Biarkan mesin hidup selama sekitar 15 menit sampai motor dan radiator menyala. Selanjutnya matikan mesin dan coba nyalakan kembali.

Selamat Idul Fitri dan selamat menikmati libur panjang tanpa cemas.

8 comments

  1. Ijin bertanya gan kalo karimun wagon r saya tiba2 tidak berfungsi masalahnya dmn ya..
    Tidak ada indikator satupun yg menyala alias mati total..sy bingung ini apakah accu nya soak / ada kerusakan lainnya ya..mhon bantuan nya. Mksh

Leave a Reply to Wira Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *